
Kajian Keagamaan : ” Tafsir Surah Yusuf Ayat 23: Keteguhan Iman dan Penjagaan Kehormatan Nabi Yusuf AS”
Kajian rutinan kitab Tafsir Shafwatut Tafasir karya Syaikh Muhammad Ali Ash-Shabuni yang dibimbing oleh Dr. Dzikri Nirwana M.Ag dilaksanakan pada selasa 27 oktober 2026, membahas Surah Yusuf ayat 23. Kegiatan ini mengulas secara mendalam kisah ujian ketakwaan serta keteguhan moral Nabi Yusuf AS saat berhadapan dengan godaan istri Al-Aziz di dalam rumah yang pintu-pintunya telah terkunci rapat. Melalui pemaparan materi, peserta diajak untuk memahami konteks historis dan kebahasaan dari ayat tersebut, sekaligus meresapi pesan utama mengenai pentingnya menjaga kehormatan diri serta benteng keimanan di tengah situasi sulit.
Dalam penjelasannya, narasumber menekankan respons spontan Nabi Yusuf AS yang memohon perlindungan kepada Allah SWT sebagai bentuk ketakwaan tertinggi. Penggunaan ungkapan perlindungan tersebut mencerminkan sikap seorang hamba yang senantiasa ingat akan kebaikan Tuhan serta enggan mengkhianati kepercayaan tuannya yang telah memberikan tempat tinggal yang layak.
Kajian ini juga menggarisbawahi bahwa perbuatan melanggar batas atau melakukan pengkhianatan merupakan bentuk kezaliman yang tidak akan membawa keberuntungan, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.Melalui kajian ini, dirumuskan pesan moral yang sangat relevan bagi kehidupan sehari-hari, yakni pentingnya sifat iffah atau menjaga kesucian diri di tengah maraknya berbagai godaan moral.
Peserta diharapkan dapat mengambil teladan dari keteguhan sikap Nabi Yusuf AS dalam memegang teguh amanah, menjaga kejujuran, serta menjadikan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai perisai utama.
Kegiatan kajian ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan doa bersama, dengan harapan agar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.



