
Kajian Hadis Sunan at-Tirmidzi: “Memahami Thaharah sebagai Kunci Salat”
Halaqah kajian hadist dengan kitab Sunan at-Tirmidzi karya Imam at-Tirmidzi yang dibimbimg oleh al-Ustadz Prof., Dr., H., Akhmad Sagir, M.Ag., yang juga diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Khusus Ulama serta mahasiswa Program Khusus Perbandingan Mazhab. Halaqah ini kembali dilaksanakan pada Hari Rabu, 30 September 2026 setelah Shalat Ashar di masjid Abdurrahman Isma’il.
Pada pertemuan hari ini, pengampu halaqah memulai dengan membaca serta menjelaskan dari kitab at-Thaharah ‘An Rasūlillah pada Bab Mā Jā a Lā Tuqbalu Sholātu bighairi Thuhūrin. dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bila tidak sah orang yang mengerjakan salat kecuali ia bersuci terlebih dahulu.Selanjutnya, pengampu halaqah memersilahkan dari Mahasiswa yang mengikuti kajian hadist ini untuk membaca serta mengartikan hadist yang terdapat pada Bab Mā Jā a Fi Fadhil at-Thuhūr. dalam penjelasan mengenai hadist yang di ada di bab tersebut pengampu halaqah menyebutkan bahwa ketika seorang berwudhu dan ia meyakini hadist ini, maka semoga allah menjaga dirinya dari pada dosa.setelah pemaparan 2 hadist, dilanjutkan dengan sesi diskusi.
Di mana mahasiswa yang mengikuti kajian hadist ini menanyakan “Apakah pemakruhan menyeka air bekas wudhu, memiliki kaitan dengan Hadist yang kedua?” Kemudian pengampu halaqah menjawab “mungkin iya, dalam fikih makruh, dan saya belum menemukan secara khusus dalil yang menyebutkan penyekaan air bekas wudhu adalah makruh.”Setelah sesi diskusi selesai, dilanjutkan kembali dengan pemaparan hadist terdapat pada bab Mā Jā a Anna Miftāha as-Shalāti at-Thuhūr. Pertama beliau mengartikan hadist yang ada di dalam bab tersebut “Kunci salat adalah bersuci, pengharamnya adalah takbir, dan penghalalnya adalah salam.” kemudian beliau melanjutkan dengan menjelaskan maksud dari keharamannya adalah takbir, di mana maksudnya adalah ketidakbolehan kegiatan yang dilakukan diluar rukun-rukun shalat, dimulai ketika Takbir.
Kegiatan halaqah ditutup dengan membaca membaca alfatihah dan doa yang dipimpin oleh pengampu Halaqah.



